5 Serangga Paling Mematikan Yang Ada Di Dunia

5 Serangga Paling Mematikan Yang Ada Di Dunia

BERKAHPOKER – Seperti yang diketahui, serangga merupakan binatang kecil, yang memiliki banyak ruas di bagian tubuhnya.

Nah pada beberapa serangga paling berbahaya, ruas-ruas tersebut tak jarang menyimpan sejumlah bakteri, virus dan racun yang dapat menimbulkan reaksi berbahaya, bahkan mematikan apabila berhubungan langsung dengan kulit.

Oleh sebab itu, penting bagi kamu untuk mencegahnya dengan terlebih dahulu mengetahui apa saja jenis serangga paling berbahaya.

Daftar Serangga Paling Berbahaya yang Patut Diwaspadai

1. Lalat Tsetse

Salah satu jenis serangga paling berbahaya yang harus diwaspadai keberadaannya, yaitu Lalat Tsetse.

Buat kamu yang belum tahu, lalat tsetse merupakan jenis serangga penggigit asal Afrika, yang mampu memakan darah vertebrata.

Tidak hanya itu, serangga paling berbahaya sekaligus mematikan satu ini, nantinya akan meracuni tubuh manusia dengan cara menyuntikkan racun potensial dan virus mematikan yang ada di mulutnya melalui gigitan.

Manusia yang sudah terkena suntikan racun lalat tsetse, selanjutnya akan terkena penyakit tidur atau yang dikenal dengan sebutan The African Sleeping Sickness.

Dan jika tidak segera ditangani dengan perawatan yang tepat, maka racun tersebut bisa menyebabkan kematian.

Sebagai informasi tambahan, lalat tsetse setiap tahunnya berhasil membunuh lebih dari 200 orang yang berasal dari Afrika.

2. Semut Api

Siapa sih di antara kamu yang tidak tahu semut api? Serangga yang mampu memberikan rasa panas pada setiap gigitannya ini, ternyata menjadi bagian dari daftar serangga paling berbahaya versi CekAja.com.

Meski tidak lebih berbahaya dari lalat tsetse, namun semut api mampu membuat manusia yang digigitnya mengalami sejumlah masalah kulit dan reaksi alergi.

Reaksi tersebut tentu saja bisa terjadi, akibat dari racun Solenopsin yang diberikan serangga berbahaya satu ini cukup banyak.

Namun selain itu, sengatan yang diberikan semut ini pun sangat menyakitkan. Bahkan faktanya, pustula putih yang disebabkan oleh sengatan semut api juga mampu bertahan selama berminggu-minggu.

3. Lebah Pembunuh

Lebah Pembunuh atau Killer Bees merupakan jenis serangga paling berbahaya, yang spesiesnya pertama kali ditemukan di Brasil pada 1950.

Dikatakan sebagai serangga paling berbahaya, karena lebah ini sangat agresif dan mampu mengejar manusia hingga lebih dari 1 mil. AGEN POKER TERPERCAYA

Apalagi, lebah ini juga memiliki sengatan yang sangat kuat. Satu gigitan dari lebah pembunuh, mampu memberikan reaksi langsung berupa pusing, mual, muntah, sakit kepala dan bercak merah pada kulit.

Lebah pembunuh biasanya melakukan penyerangan secara berkelompok. Dan target dari serangannya adalah wajah dan mata manusia.

Walaupun racun dari lebah pembunuh tidak berbahaya, namun jika diserang secara berkelompok, maka tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kematian.

4. Hornet Jepang Raksasa

Tidak hanya menjadi serangga paling berbahaya, Hornet Jepang Raksasa juga menjadi spesies hornet terbesar di dunia, karena bisa tumbuh hingga 2 inci.

Postur tubuh dari hornet atau tawon ini pun, sangat mirip dengan lebah madu biasa. Hanya saja, memiliki ukuran yang sedikit lebih besar.

Serangga yang satu ini dikatakan sangat berbahaya, karena memiliki racun yang dapat menyebabkan alergi, kerusakan organ dalam dan saraf manusia dalam waktu singkat. AGEN POKER ONLINE

Belum lagi jika mendapatkan sengatan berulang, maka korban yang menerima racun tersebut akan mengalami kematian.

5. Kissing Bugs

Di urutan kelima ada Kissing Bugs, sebagai serangga paling berbahaya yang patut diwaspadai. Pasalnya, serangga yang satu ini dikenal sebagai serangga penghisap darah, yang mampu menghisap darah dalam jumlah besar.

Jika digigit oleh serangga ini, kamu akan langsung mengalami beberapa gejala, seperti timbul bercak merah, muntah, kulit bengkak hingga gangguan pernapasan.

Tidak hanya itu, ketika serangga ini menggigit manusia lainnya, maka secara tidak langsung serangga ini juga otomatis menyebarkan penyakit mematikan yang umumnya tidak bisa disembuhkan, seperti Chagas dari Trypanosoma cruzi.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *